Over dan Compound Tides

27 09 2006

Kemarin ada seorang kawan, teman kuliah dulu selama S2, yang sekarang sedang mengambil program Doktor di Jepang menanyakan tentang periode komponen pasang surut (pasut) M4, karena kebetulan Profesornya menyuruhnya untuk menganalisis komponen pasut tersebut.

Komponen pasut M4 termasuk ke dalam kategori overtide, yaitu komponen pasut yang laju (speed) nya 2 kali laju komponen M2. Ada juga komponen pasut M6 yang lajunya 3 kali laju komponen M2, lalu M8 yang 4 kalinya.

Perdefinisi, yang disebut dengan overtide adalah sebuah komponen pasut harmonik (atau arus pasut) dimana lajunya merupakan perkalian eksak dari laju suatu komponen dasar pasut yang dibangkitkan dari gaya pembangkit pasut. Biasanya overtide ini muncul atau dominan di perairan dangkal. Overtide yang biasa ditinjau dalam analisis pasut adalah yang dibangkitkan oleh komponen utama principal lunar M2 dan solar semi diurnal S2 dengan lambang M4, M6, M8, S4, S6, dst.

Supaya yakin saya tidak ngawur dalam meberikan definisi, berikut definisi dalam bahasa Inggrisnya:

Overtide is a harmonic tidal (or tidal current) constituent with a speed that is an exact multiple of the speed of one of the fundamental constituents derived from the development of the tide-producing force. The presence of overtides is usually attributed to shallow water conditions. The overtides usually considered in tidal work are the harmonics of the principal lunar and solar semi diurnal constituents M2 and S2, and are designated by the symbols M4, M6, M8, S4, S6, etc. The magnitudes of these harmonics relative to those of the fundamental constituents are usually greater in the tidal current than in the tide.

Laju atau speed sendiri rumusnya adalah 360/T, satuannya derajat per jam matahari (deg per solar hour) . Jadi kalau periode komponen M2=12,42 jam, maka lajunya adalah 360/12,42=28,985 derajat/jam. Maka laju M4= 2*28,985 dst. Lalu, karena teman saya itu nanyanya periode, bukan laju, berapa dong jadinya periode M4? Ya gampang saja, laju = 360/T, kalau laju M4=2*laju M2, maka periode M4 ya separuhnya periode M2.

Selain overtide, ada juga istilah compound tide. Contoh komponen pasut yang masuk kriteria compound tide adalah MS4, 2SM2, 2SM6, dan 2MS6. Keempat compound tide tersebut merupakan hasil interaksi antara komponen pasut utama M2 dan S2, dan mereka juga termasuk komponen perairan dangkal. Ada juga juga MNS6 yang merupakan interaksi dari komponen pasut M2, N2, dan S2.

Perdefinisi, yang disebut dengan compound tide adalah suatu komponen pasut yang terbentuk dari hasil interaksi antara beberapa komponen pasut utama (primary constituents). Definisi bahasa Inggrisnya begini bunyinya: A compound tide is a constituent arising from the interaction between other primary constituents

Lalu, bagaimana menghitung laju komponen-komponen compound tide tersebut?

Laju MS4=laju M2 + laju S2
Laju 2SM2=laju S2 – laju M2
Laju 2SM6=2*laju S2 + laju M2
Laju 2MS6=2*laju M2 + laju S2
Laju MNS6= laju M2 + laju N2 + laju S2

Jadi kalau kita tahu laju dari komponen utamanya, dengan mudah kita bisa mendapatkan laju compound tide tersebut.


Actions

Information

30 responses

23 11 2006
indra

saya tertarik dengan bidang pasut (saya mahasiswa oseanografi undip semarang)
mohon dijelaskan tentang pengertian metode Least Square dalam pengolahan data pasut. Klo bisa contoh programnya juga

terima kasih.
“Dengan laut indonesia akan makmur”

25 11 2006
oseanografi

# indra:

sebenernya gampang mas indra kalau ttg least squarenya. intinya sumasi dari (h_t-h(t))^2 = minimum, dimana t=1,n waktu pengamatan.

kita tahu bahwa elevasi pasut yg terukur adalah hasil superposisi dari sekian gelombang pasut, secara matematis dpt ditulis sebagai:

h(t)=Ao+sum(Aj*cos(Wj*t))+sum(Bj*sin(Wj*t)), j=1,m dimana m=jumlah komponen pasut, Ao=mean water level, W=frekuensi sudut masing2 komponen pasut dan t adalah waktu. Amplitudo masing2 komponen pasut=sqrt(Aj^2+Bj^2), sementara fasa = atan(Bj/Aj).

Ao,Aj, dan Bj diperoleh dengan menyelesaikan persamaan Ax=b, dimana A adalah matriks n x (m+1) sementara x adalah solusi yang kita cari dan b adalah elevasi pasut hasil pengamatan. dalam sintaks matlab, A dapat ditulis sebagai:

A= [A1;A2;A3;…;Am+1]

dimana A1=ones(n,1), A2=[cos(W1*t1) cos(W1*t2)…cos(W1*tn)]’ , A3=[cos(W2*t1) cos(W2*t2)…cos(W2*tn)]’ , …, Am+1=[cos(Wm*t1) cos(Wm*t2)…cos(Wm*tn)]’

dalam matlab, hubungan Ax=b dapat dicari nilai x-nya dengan menuliskan x=A\b.

5 05 2013
Musthofa

Saya Musthofa, kebetulan saya sedang membuat formula penghitungan admiralty tahun 2005. Mohon bantuannya apakah saudara mengerti tentang bagaimana mencari N2 pada setiap tahunnya,terutama untuk tahun 2005.

25 11 2006
oseanografi

Berikut contoh programnya dalam matlab:
% Program sederhana analisis harmonik
% dgn metode least square
% by blog oseanografi – 2006
clear all
dt = 120.0; % time step
n = 720; % –> n*dt/3600 = 24 hours
a1 = 2.0;a2 = 0.5; % amplitudo M2 dan S2
w(1) = 1.405189d-04; % angular freq. M2
w(2) = 1.454441d-04; % angular freq. S2
m = 2; % jml komponen pasut
% buat sinyal pasut (1 hari)
for i_nae=1:n,
Y(i_nae)=a1*cos(w(1)*i_nae*dt-pi)+a2*cos(w(2)*i_nae*dt-pi/4);
Y=Y’;end
t=dt*[1:1:n];A=ones(n,1);
for j = 1:m,A=[A cos(w(j)*t)’ sin(w(j)*t)’];end
% cari X
X=A\Y;

25 11 2006
oseanografi

lanjutannya (cari nilai amplitudo dan fasa), hasilnya harus sama dengan a1 dan a2 utk amplitudo dan pi dan pi/4 utk fasa:
A0=X(1);
xx=X(2:2*m+1);
for ia = 1:m,
ia1 = ia*2-1;
ia2 = ia1+1;
amp(ia) = sqrt(xx(ia1)^2+xx(ia2)^2);
if(xx(ia1)~=0 | xx(ia2)~=0),
phi(ia) = atan2(xx(ia2),xx(ia1))*180./pi;
if(phi(ia) lt 0), phi(ia) = phi(ia) + 360.; end
else
phi(ia) = 0.;
end
end % for ia

* tolong ganti tulisan “lt” pada baris ke-5 dari bawah dengan tanda lebih kecil karena tanda itu tak mau dituliskan di sini, dianggap bagian dari html. itu utk mengganti kalau misalnya harga fasanya negatif.

20 12 2006
Chairul

Yth.

Saya mahasiswa Teknik Sipil (Pantai), sangat tertarik dengan hidrodinamika terutama pasang surut.Dalam merencanakan bangunan-bangunan pantai dibutuhkan besarnya pasang surut suatu lokasi. untuk mendapatkan pasut tersebut dilakukan pengukuran selama beberapa hari untuk meNDAPTKAN KONSTANTA PASANG SURUT. Saya mau mengetahui bagaimana caranya mengeluarkan konstanta pasut tersebut dan memprediksinya untuk beberapa tahun dengan metode least square. Saya kurang familiar degan matlab. jadi saya mohon penurunan rumusnya dan contoh soalnya saja nanti saya yang membuat sendiri programnya.

2 01 2007
agusset

# Chairul:

untuk menuliskan rumus di blog ternyata sulit, jadi sayang sekali saya gak bisa menuliskannya di sini. tapi sebetulnya komentar pertama saya untuk indra ttg least square cukup umum sintaksnya, jadi anda bisa membuat programnya dari penjelasan di atas.

selain itu, secara umum bahasa matlab hampir mirip C atau pascal, jadi sangat mudah juga untuk mengonversinya ke bahasa pemrograman lain.

5 01 2007
Chairul

Terima kasih atas penjelasanya. akan saya coba untuk mengkonversinya. Kalau boleh saya ingin tahu emailnya. Terima kasih.

5 01 2007
agusset

# Chairul:

Silahkan kirim e-mail ke oseanografi@gmail.com

7 03 2007
Indah Dwiyanti Haes

Saya indah mahasiswi Kelautan UNSRI, mohon dijelaskann tetang metode admiralty.

Terima kasih “Laut Akan selalu Menjadi sebuah misteri bila kita hanya Melihat tanpa mencoba untuk mencari tahu”

26 06 2007
Robi

Saya robi dari bandung, mohon penjelasan mengenai metoda admiralty serta mamfaat dari pengolahan data dengan metoda admiralty.terimakasih

30 07 2007
agusset

# Indah & Robi:

Wah, mohon maaf udah lama gak pernah buka blog ini lagi jadi gak tahu kalau ada pertanyaan. Tentang penjelasan mengenai metode Admiralty, mudah-mudahan bisa saya tulisin nanti kalau sudah ada waktu ya… :) Lagian mesti nginget-nginget lagi dan juga buka-buka catetan kuliah jaman dulu lagi :P

3 08 2007
annie

saya mahasiswa kelautan unhas makassar. Saya mau nanya gmana hub.pasut ma batimetri. THANX B4

16 10 2007
irma

akoE mahasiswi unhas makassar. mau nanya hub pasut dengan terumbu karang. Thankyuuuuuu

25 10 2007
muhammad Buchari

saya mahasiswa Geofisik Undana, mau menanyakan penjelesan rinci tentang penerapan metode least square dalam pengolahan penentuan tipe pasut di suatu perairan dan dari mana formulasi Formzahl di dapatkan

25 10 2007
muhammad Buchari

tolong jelaskan gambaran fisis mengenai konstanta-konstanta harmonik yang ada. berapa banyak sich konstanta harmonik itu dan bagaimana cara membedakannya??Thannksss buagettttt yach…

25 10 2007
muhammad Buchari

variabel(data mentah) yang diperoleh pada saat pengukuran pasut laut itu apa saja??dan bagaimana mengkonversi data mentah untuk menentukan type pasang surut laut(berkaitan dengan konstanta harmonik pasut)Terima kasih…

27 03 2008
HABIBIE

Saya mahasiswa teknik sipil UNRI dan saya sedang mengerjakan skripsi mengenai prakiraan pasang surut di sungai siak dengan menggunakan metode Least Square dan panjang data pengamatan yang saya gunakan selama 15 hari. Hasil akhir yang saya peroleh tidak memuaskan saya karena tinggi muka air pengamatan yang saya peroleh tidak sesuai. Sebagai contoh, tinggi muka air tertinggi hasil pengamatan hanya sekitar 500 cm sedangkan tinggi muka air prakiraan tertinggi yang saya peroleh lebih dari 6000 cm dan yang anehnya tipe pasang surut yang saya peroleh untuk daerah penelitian saya sesuai dengan kondisi di lapangan. Saya ingin menanyakan apakah metode Least Square ini tidak cocok digunakan untuk sungai siak?? Apa yang menyebabkan tinggi muka air prakiraan yang saya peroleh sangat besar??? Mohon bantuannya. Terima kasih…..

17 04 2008
Afif

Dengan hormat,
Perkenalkan saya mahasiswa undip.Saya mau tanya mengenai harmonic analysis method of least squares (HAMELS) dalam program worldcurrents dari situs http://www.worldtidesandcurrents.com.
Yang ingin saya tanyakan rumus dasar apa saja dalam persamaan metode HAMELS tersebut terutama untuk arus pasang surutnya?
Terima kasih atas atas bantuannya..

25 04 2008
degen

saya mahasiswa ilmu kelautan.

saya mau tanya. bagaimana cara kita menentukan panjang fetch yang optimal dan hala tersebut dasarnya apa? sebab ada yang beranggapan pada titik dimana pulau didepannya dan ada pula yang bilang bisa dari titik pada kedlaaman 20 meter

7 06 2008
Mulsalim

Saya Mahasiswa baru di bidang kelautan kelautan.
Saya mau tau, sebenarnya untuk membuat prediksi atau peramalan pasut itu data apa saja yang diperlukan.

apa diperlukan data lapangan? yang saya tau data lapangan hasil observasi tinggi muka air laut hanya untuk perbandingan saja.

terus apa itu penjelasan jelasnya mengenai amplitudo, fase dan frekuensi pada tide.
terima kasih.

21 10 2008
RUDIARTO

Analisa harmonik metode Admiralty adalah analisa pasang surut yang digunakan untuk menghitung dua konstanta harmonik yaitu amplitudo dan keterlambatan phasa. Proses perhitungan metode Admiralty dihitung dengan bantuan tabel, dimana untuk waktu pengamatan yang tidak ditabelkan harus dilakukan pendekatan dan interpolasi, serta tabel yang tersedia hanya sampai tahun 2000.
Untuk memudahkan proses perhitungan analisa harmonik metode Admiralty dilakukan pengembangan perhitungan sistem formula dengan bantuan perangkat lunak Lotus / Excel, yang akan menghasilkan harga beberapa parameter yang ditabelkan sehingga perhitungan pada metode ini akan menjadi efisien dan memiliki keakuratan yang tinggi serta fleksibel untuk waktu kapanpun. Bisa minta bahan dan contoh caranya?

19 11 2008
bagus

saya mhasiswa ITS teknk kelautan…
tlong kasih rumus formzahl,serta sumbernya…
kl bs upload di blogmu.trimssssss….

19 05 2010
bahrunsyah

kami cari tenaga ahli oceanographic dan geopysic hub via email

25 02 2009
firman

saya mau tanya data prediksi pasut dari dephan, bisa dijadikan acuan ga untuk menentukan tinggi msl, perbandingan data prdiksi dengan data actualnya bagaimana?

14 06 2009
bangun mardiyanto

saya mau tanya tentang metode admiralty dan filter tentang pasut..

untuk acuan skrpsi saya..trims

1 02 2010
Rick

Saya mau nanya donk, saya mempunyai data tinggi pasan surut beberapa stasiun. Saya menggunakan toleransi BAKOSURTANAL untuk mengisi data yang kosong namun saya bingung formula atau rumus yang digunakan untuk mengisi data yang kosong tersebut. Mohon bantuannya.

16 02 2010
oseanografi

untuk mengisi data kosong yang paling sederhana adalah dengan interpolasi. btw. seberapa banyakkah data yang kosong tersebut?

15 06 2010
rahmat

mohon bantuannya untuk mencari tabel diatas tahun 2000 metode admiralty

5 05 2012
Penggunaan Metode Least Square pada Gelombang Harmonik (bagian 1) « Thrashmaniac

[…] dalam analisa harmonik gelombang. Ilmu dan script program dalam tulisan ini saya dapatkan dari sini, sehingga saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Agus Setiawan selaku pemilik blog […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: